Tampilkan postingan dengan label Wanita Sholehah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita Sholehah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2012

An-Nisa' -Kesetiaan Wanita Letaknya Dimana?


Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Saidatina Aisyah yang bermaksud: “Aku pernah bertanya kepada Baginda, “Siapakah orang yang paling berhak ke atas isteri?” Baginda menjawab: “Orang yang paling berhak kepada isteri ialah suaminya.” Kemudian aku bertanya lagi, “Dan siapakah orang yang paling berhak ke atas suami?” Baginda menjawab: “Orang yang paling berhak ke atas seorang suami ialah ibu kandungnya.” (Hadis riwayat Bazar dan al-Hakim)
Sabda Rasulullah SAW bermaksud: “Mana-mana isteri yang meminta suaminya menceraikannya (tanpa sebab yang dibenarkan oleh syarak) haram baginya bau syurga.” (Hadis riwayat Abu Daud dan Tirmidzi)
Sabda Rasulullah SAW bermaksud: “Apabila suami memanggil isterinya ke tempat tidur, tetapi ditolaknya sehingga marahlah suaminya, maka akan tidurlah isteri itu di dalam laknat malaikat sehingga ke pagi.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)


Tanggungjawab seorang lelaki berkahwin :
(1) ALLAH;
(2) Rasulullah;
(3) Ibu;
(4) Bapa;
(5) Isteri;
(6) Anak-anak
Tanggungjawab seorang wanita berkahwin :
(1) ALLAH;
(2) Rasulullah;
(3) Suami;
(4) Anak-Anak


Rasulullah s.a.w bersabda :
”Sesungguhnya apabila seorang suami menatap isterinya dan isterinya membalas pandang (dengan penuh cinta dan kasih), maka Allah menatap mereka dengan pandangan kasih mesra dan jika suami membelai tangan isterinya, maka dosa mereka jatuh berguguran disela-sela jari tangan mereka.” ( Hadith riwayat maisaroh Ali daripada Abu said Al-Hudri)
”Jika seorang isteri itu telah menunaikan solat lima waktu dan berpuasa pada bulan ramadhan dan menjaga kemaluannya daripada yang haram serta taat kepada suaminya, maka dipersilakanlah masuk ke sy urga dari pintu mana sahaja kamu suka.” (Hadith Riwayat Ahmad dan Thabrani)
”Tidak dihalalkan bagi seorang isteri yang beriman kepada Allah untuk mengizinkan seseorang masuk ke rumah suaminya. Padahal suaminya tidak senang.” (Hadith riwayat Hakim)
”Hak suami terhadap isterinya adalah isteri tidak menghalangi permintaan suaminya sekalipun semasa berada di atas punggung unta tidak berpuasa walaupun sehari kecuali dengan izinnya, kecuali puasa wajib. Jika dia tetap berbuat demikian, dia berdosa dan tidak diterima puasanya. Dia tidak boleh memberi, maka pahalanya terhadap suaminya dan dosanya untuk dirinya sendiri. Dia tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Jika dia berbuat demikian, maka Allah akan melaknatnya dan para malaikat memarahinya kembali dan bertaubat, sekalipun suaminya itu adalah orang yang alim.” (Hadith riwayat Abu Daud Ath-Thayalisi daripada Abdullah Umar)
”sesungguhnya setiap isteri yang meninggal dunia yang diredhai oleh suaminya, maka dia akan masuk syurga.” (hadith riwayat Tirmizi dan Ibnu Majah)
”Tidak sempurna dan lengkap seseorang mukmin kemudian daripada taqwa kepada Allah itu yang terlebih baik daripada isteri yang solehah. Apabila dipandang menyukakan hati, apabila disuruh ia taat. Dan apabila tiada suaminya ia memelihara maruah diri (kehormatannya) dan harta suaminya.” (maksud hadith)
"seseorang perempuan tidak menunaikan hak Allah Taala sehingga ia telah menunaikan semua hak suaminya. Jikalau dikehendaki oleh suaminya sekalipun di atas timbunan duri tidak mencegahkan dirinya.” (Maksud hadith)
“Dunia ini penuh perhiasan dan perhiasan paling indah ialah wanita solehah.” (Hadis riwayat Muslim).
“Sebaik-baik wanita itu ialah wanita yang melahirkan anak, yang penyayang; yang memelihara kehormatannya; yang mulia pada kaca mata ahli keluarganya; yang menghormati suaminya; menghiaskan dirinya hanya untuk suaminya tercinta; memelihara diri daripada pandangan orang lain; yang mendengar kata-kata suaminya dan mentaati segala perintahnya. Apabila bersama suaminya, dia memberikan apa saja yang diperlukan suaminya dan dia tidak pula menolak ajakannya; serta tidak merendah-rendahkan atau menghina kedudukan suaminya di hadapan orang lain.” (Riwayat Al Tausi).

"Mahukah aku beritahukan kepada kalian, isteri-isteri kamu yang menjadi penghuni syurga ialah isteri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: "Aku tak dapat tidur sebelum engkau reda". (riwayat al-Nasai dalamIsyratun Nisa no. 257.)
“Demi zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil isterinya ke tempat tidurnya lalu si isteri menolak ajakan suaminya (enggan) melainkan Allah SWT murka terhadapnya hingga si suami reda padanya. (riwayat Muslim no. 1436)
“Tiada faedah yang paling baik diperoleh seorang mukmin (suami yang beriman) selepas bertaqwa kepada Allah azza wa jalla selain isteri yang solehah. Apabila suami menyuruhnya, ia mentaatinya. Jika suami memandangnya ia menggembirakan hati suaminya. Sekiranya suami bersumpah, ia memenuhi sumpah suaminya itu. Apabila ia keluar kerana bertugas atau berjuang, ia menjaga maruahnya dan maruah suaminya serta menjaga harta benda suaminya dengan cara berjimat cermat membelanjakannya. (Riwayat Ibnu Majah).
“Allah memberi rahmat kepada seorang isteri yang jika ia bangun malam dan solat, ia membangunkan suaminya supaya sembahyang bersamanya. Tetapi sekiranya suaminya enggan, direnjiskan air ke muka suaminya dengan penuh kasih sayang.”
Allah SWT berfirman yang bermaksud: "Wanita (isteri) solehah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, dikeranakan Allah telah memelihara mereka.” (al-Nisa’: 34)
“Seorang wanita itu dinikahi kerana salah satu daripada sifat-sifat utamanya; kejelitaannya, hartanya, akhlaknya dan agamanya. Hendaklah kamu memilih wanita yang memiliki agama dan akhlak, kamu akan beruntung kelak. (Riwayat Ahmad).

Tentang Wanita Itu...

Sumber : FB BIDADARI BERMATA BENING MENCARI CINTA ILLAHI
WANITA ITU SEDERHANA...
Ia hanya ingin dihargai oleh lelaki yang dicintainya.
Ia hanya ingin dijaga kehormatannya oleh kekasih halalnya.
Ia hanya PERLU ketulusan dan kasih sayang yang sesungguhnya.

WANITA ITU KUAT...
Ia mampu tetap tersenyum kala teriris hatinya.
Ia mampu tetap berharap walau terkadang hanya kebohongan yang didapatkan.
Ia mampu tetap bertahan kala tak sanggup lagi hatinya menanggung beban.

WANITA ITU PENYEMANGAT...
Ia dapat menjadi pendukung sejatimu seumur hidup.
Ia mampu membuat semangatmu kembali menyala ketika engkau mencoba menyerah.
Ia akan tetap mendukungmu untuk terus berjuang dengan belaian kasih sayangnya.

WANITA ITU MUDAH MEMAAFKAN...
Ia akan memaafkan ketika engkau mencoba membohonginya.
Ia akan memaafkan ketika engkau mencoba menduakan cintanya.
Ia akan memaafkan ketika engkau mencoba memarahinya.
Ia akan selalu memaafkan bahkan ketika khilafmu sudah teramat besar kepadanya.

BUKAN KARENA IA BODOH...
Melainkan karena besar harapannya agar engkau kembali pada jalan yang benar.

BUKAN KARENA IA LEMAH...
Melainkan karena kekuatan kasih sayang yang ingin ia tunjukkan agar engkau tetap bahagia.

Wanita diciptakan dari tulang rusukmu wahai kaum Adam.
Maka jagalah kehormatan mereka.
Naikkanlah derajat mereka.
Mereka diciptakan untuk hidup berdampingan denganmu.
Mereka tidak ingin berada diatasmu tapi ingin selalu di sampingmu.

Maka hargailah wanita...
Muliakanlah mereka semulia akhlakmu yang engkau contohkan.
Cintailah mereka seperti mereka yang selalu setia mencintaimu.
Bersikap lembutlah kepada mereka kerana mereka adalah bagian dari ragamu.

Dan bimbinglah mereka agar mendapatkan tempat terhormat di sisi ALLAH yaitu menggapai Ridha-Nya.

Jumat, 10 Agustus 2012

Dengan senyuman


(Nurul Ismi)

Ditariknya ke dua sudut
Dari ujung bibir yang sama rata
Membentuk cekungan lesung pipi merona
Seolah-olah berkaca dan bicara

Itulah ungkapan makna
Menyiratkan arti luar biasa

Dengan senyuman
Membuka mata hati jendela dunia
Dengan senyuman
Putuskan urat-urat nadi
Dalam nada-nada benci
Dengan senyuman
Obati luka dan turunkan lonjaknya darah dalam amarah
Dan dengan senyuman jualah kita bersedekah
Melingkupi ruang ibadah

Sabtu, 04 Agustus 2012

10 nasehat untuk wanita

Nasehat adalah sebuah kejernihan yang sewajarnya hadir dalam kehidupan masyarakat Islam. Terkhusus bagi wanita muslimah yang hidup dijaman ini. Sapaan nasehat adalah penyejuk yang menyegarkan langkah dalam menuju ridha Yang Maha rahmah, Allah tabaraka ta'ala.

1.Wanita muslimah meyakini bahwa Allah adalah Tuhannya, Muhammad adalah nabinya dan Islam adalah agamanya, dan menampakkan jejak keimanan dalam perkataan, amalan dan keyakinan. Maka ia selalu menjauhi murka Allah, takut akan pedihnya azab Allah dan balasan akibat menyelisihi perintah-Nya.

2.Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan , karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah penjaga terbesar dari kemaksiatan.

3.Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya dengan jilbab.
" Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab mereka." (al ahzaab: 59)

4.Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara kepada suaminya. Rasulullah bersabda,
'apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya niscaya ia akan masuk surga. (Hadis Shahih jami')

5.Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya untuk taat kepada Allah, mengajarinya dengan aqidah yang benar, menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi maksiat dan akhlaq yang buruk, firman Allah,
'wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka'. (At tahrim: 6)

6.Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah,
'barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka setan yang ke-3 nya'.
Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab.

7.Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah,
'Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.' (Hadis shahih)

8.Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka,
"barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut" (hadis shahih)

9.Wanita muslimah adalah da'iyah (orang yang berdakwah) dibarisan kaum wanita dengan menggunakan perkataan yang baik melalui jalan menziarahi tetangganya , menyambung persaudaraan, melalui telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan diri dari adzab Allah,
'kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara kamu maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang ternak yang merah (harta dunia yang banyak). (HR. bukhari dan muslim).

10.Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan dan hawa nafsu , menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari dzikrullah, ini semua yang dinamakan dengan taqwa,
'malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya, barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah kepalanya dan apa yang ada didalamnya, dan jagalah perutnya serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah, barang siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian niscaya sikap malunya kepada Allah benar. (Hadis Shahih Jami')

Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma, 'tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan'. (Al An'am: 70)
Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya; “alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggakkan.” (Al An'am: 31)

Wahai muslimah laksanakanlah nasehat-nasehat ini niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat.

Sumber :  http://ceritadarihati.blogspot.com/2007/08/10-nasehat-untuk-wanita.html